Minggu, 29 Januari 2012

BIE (Bhawikarsu Islamic Expo)
OSIS dan SKI SMAN 3 Malang bekerja sama untuk mengadakan suatu program dengan nama BIE (Bhawikarsu Islamic Expo). Yang memiliki rangkaian kegiatan KISI (KOMPETISI INTELEGENSI SENI ISLAMI) Yaitu lomba OAI (Olimpiade Agama Islam), dakwah islami, membaca puisi, dan tartil yang diikuti oleh SMP dan MTs sekota Malang. KISI yang diselenggarakan pada tanggal 29 Januari telah berhasil menarik animo peserta dari SMP dan Mts yang ada di kota Malang, dengan total peserta mencapai 140 lebih.
Pengumuman pemenang bagi lomba KISI (Kecuali OAI) akan dilakukan pada tanggal 4 Februari di Perpustakaan Kota Malang sekaligus sebagai puncak acara dari BIE dalam bentuk talkshow, final KISI dan penganugerahan hadiah.
Sedangkan OAI yang sampai babak semifinal kemarin, finalnya akan dilakukan ketika BIE. 

Tim-tim yang lolos menuju Final Olimpiade Agama Islam adalah
- MTs Al-Maarif 1 Singosari (Ketua Tim: Mukh. Mafuhul Fahmi)
- SMP Islam Al-Maarif 1 Singosari (Ketu` Tim: Ahmad Farikhin)
- MTsN Turen (Ketua Tim: Nadia Nuramalina)  

Bagi tim yang lolos, harap mempersiapkan diri untuk Final OAI di Perpustakaan Kota pada tanggal 4 Februari. Tidak ada perubahan silabus dan harap peserta mengikuti Technical Meeting di SMA 3 Malang pada tanggal 1 Februari pukul 10.00 WIB (pan.bie)

Rabu, 18 Januari 2012

Workshop Review KTSP

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) telah dilaksanakan secara nasional mulai tahun 2006. Namun dalam pelaksanaannya seringkali menimbulkan interpretasi yang berbeda-beda bagi setiap institusi pendidikan yang menerapkannya. Untuk itulah pada Hari Rabu 15 September 2011 mulai pukul 08.00 bertempat di ruang serbaguna SMAN 3 Malang, diadakan workshop validasi kurikulum KTSP. Pemateri pada kegiatan ini adalah Bapak Imam Syafi'i dan Bapak Heru dari Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur.

Acara dimulai dengan sambutan Kepala SMAN 3 Malang mengenai kurikulum yang dijalankan di SMAN 3 Malang, dilanjutkan dengan pembacaan laporan Analisis Konteks oleh bagian Kurikulum SMAN3 Malang. Pembicara Bapak Imam syafi'i mempresentasikan bahwa kurikulum saat ini harus memuat Pendidikan Karakter untuk siswa di dalam Proses Belajar-Mengajar (PBM), Ekstrakulikuler, dan budaya sekolah. Selanjutnya para guru SMAN3 Malang diberikan pengarahan mengenai pendidikan karakter di dalam PBM disertai dokumen terkait penulisan Silabus dan RPP serta lampiran yang telah memuat pendidikan karakter. Acara dilanjutkan dengan presentasi Bapak Heru mengenai macam-macam format dan instrumen yang harus dipenuhi. Sebagai bahan evaluasi, seluruh Guru Smanti diminta untuk melaksanakan penambahan serta penyempurnaan intrumen mengajar yang telah diperiksa dengan jangka waktu dua minggu. (nap/wsw)

Minggu, 19 Juni 2011

Sejarah Pejuang Bhawikarsu di Ajang DBL Indonesia


Heroik dan membanggakan, mungkin dua kata itulah yang tepat untuk menggambarkan kerja keras Pejuang Bhawikarsu di ajang Developement Basketball League (DBL) Indonesia South Region. Dalam seluruh laga yang berlangsung di fase grup, tim putra maupun putri SMAN 3 Malang berhasil menyapu seluruh kemenangan atas lawan-lawannya. Kemenangan pertama Smanti dipersembahkan oleh para Srikandi yang berhasil mengatasi ketatnya perlawanan tim putri SMA Negeri 1 Bangil dengan skor 25-15 pada hari Minggu 12 Juni 2011. Pelatih tim, Pak Wahyudiono dalam wawancara dengan Radar Malang mengungkapkan rasa tegangnya atas pertandingan yang berlangsung alot, ditambah masih belum stabilnya permainan yang ditunjukkan anak-anak asuhnya. Pressing ketat SMAN 1 Bangil bahkan menyebabkan Maya dkk sempat tidak dapat mengembangkan permainan dan Smanti tertinggal hingga kuarter kedua. Namun dengan fighting spirit tinggi, para Srikandi Bhawikarsu akhirnya mampu mengejar ketinggalan dan berbalik unggul pada kuarter ketiga serta menutup pertandingan dengan kemenangan 25-15.

Sementara itu, tim putra pun tak mau ketinggalan, dalam pertandingan perdana di grup C keesokan harinya, mereka langsung menghadapi tim "tuan rumah", SMA Brawijaya Smart School. Menghadapi tim yang baru melaksanakan debutnya ini, Smanti melaju cukup mulus dan meraih kemenangan telak 49-5. Kemenangan ini berimbas pada peningkatan mental para pemain pada pertandingan kedua hari Jumat, 17 Juni 2011. Menghadapi SMK Negeri 5 Malang, Smanti membuka peluang lolos ke fase Big Eight setelah mengantongi kemenangan 10,5 bola. Strategi umpan-umpan cepat dipadu dengan serangan yang terkoordinasi mampu merepotkan pertahanan tim berjuluk Kalima itu, sehingga pada kuarter pertama dan kedua, Aldillah Renanda dkk berhasil unggul jauh. Kuarter ketiga sempat menjadi titik-balik permainan Smanti, dan Kalima menjadi leluasa mencuri beberapa poin. Namun ketenangan para pemain yang tidak mudah terpancing mengikuti pola permainan tim putra SMKN 5 Malang akhirnya menghasilkan kemenangan dengan kedudukan akhir 37-16. 

Di pertandingan terakhir fase grup, Smanti akhirnya harus 
do or die menghadapi tetangga jauhnya, SMA Negeri 2 Malang pada Hari Sabtu, 18 Juni 2011. Sama-sama tampil ngotot untuk merebut tiket ke fase Big Eight, kedua tim saling mengejar angka hingga akhir pertandingan. Setelah merebut kuarter pertama dan menutup kuarter kedua dengan kedudukan 18-13, Smanti kehilangan momentum pada kuarter ketiga dengan tidak meraih satu poin pun, meskipun masih unggul 18-16. Memasuki kuarter keempat, seluruh Pejuang Bhawikarsu yang berada di GOR Pertamina UB semakin tegang saat tim berjuluk Duack berhasil membalik keadaan dan unggul 19-18. Keunggulan Duack bertambah hingga angka 25-24 dan bertahan hingga 50 detik menjelang buzzer berbunyi. Tembakan bebas Adry Arisgraha berhasil menyamakan kedudukan menjadi 25-25 dan kedudukan imbang bertahan hingga akhir pertandingan. Pertandingan pun harus dilanjutkan melalui babak overtime. Kedua tim pun bermain habis-habisan. Penurunan stamina yang dialami SMAN 2 Malang berhasil dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Smanti untuk menjauhkan selisih angka dengan poin-poin krusial yang dimasukkan Rizki Mahardika dkk. Smanti pun mengakhiri pertandingan dengan skor 41-27 untuk Smanti. Pada waktu tambahan Pelatih Wahyudiono meminta seluruh pemain fokus pada kerja sama tim dan tidak bermain secara individu. Dengan kemenangan ini Tim Putra Smanti menjadi juara Grup C dan secara otomatis lolos ke fase Big Eight. 


Termotivasi oleh keberhasilan rekan-rekannya, sore hari ini para srikandi Bhawikarsu pun menjalani pertandingan terakhir di Grup D Putri menghadapi SMAK Santa Maria Malang. Daya juang yang tinggi dipadu kerjasama yang baik, membawa Smanti melaju dengan 4-0 pada kuarter pertama dan menutup kuarter kedua dengan skor 10-2. Meskipun sempat kecurian delapan poin pada dua kuarter akhir, dengan ritme permainan yang stabil para Srikandi Bhawikarsu berhasil menutup pertandingan dengan skor 18-10. Dengan hasil ini, tim putri Smanti lolos ke fase Big Eight sebagai juara Grup D. Pencapaian kedua tim ini memang sangat membanggakan dan diperoleh dari hasil kerja keras banyak pihak. Di sisi lain prestasi ini merupakan sebuah sejarah, untuk pertama kalinya Pejuang Bhawikarsu meloloskan kedua tim (putra dan putri) dari fase grup. Dukungan dari seluruh Pejuang Bhawikarsu tentunya akan meningkatkan motivasi para pemain di babak selanjutnya yang tentu lebih berat. (wsw/ disarikan dari pemberitaan Radar Malang)